[Track 2] Warna Apakah Kita
Album: Metafora Merajut Aksara
Rilis: 12 November 2025
Dengarkan di: Spotify

Verse 1
Boleh ku katakan?
Jika kita warna
Warna apakah kita?
Would we be the dark or shine so bright?
Atau justru di antara keduanya?
Kau hitam bukan berarti kelam
Aku putih bukan berarti terang
Two colors standing face to face
Kita berbeda terlalu kontras
But somehow we still find a place
Chorus
Grey is where we are now
Not black not white just in-between somehow
Abu-abu warna kita saat ini
Tak jelas tapi nyata kisahmu dan kisahku
Verse 2
If I’m white and you are black
Do we fade or do we blend?
Kita berbeda tapi saat bersama
Abu-abu pun jadi cerita kita
Grey isn’t empty, It’s a story untold
Shadows and light blending bold
Abu-abu bukan hilang bukan salah arah
It’s just the color of us right here right now
Chorus (Reprise)
Grey is where we are now
Not black not white just in-between somehow
Abu-abu warna kita saat ini
Tak jelas tapi nyata kisahmu dan kisahku
Outro
So tell me love
If you were a color
What would you be?
Mungkin kita bukan hitam bukan putih
But in this shade of grey
You’re still with me
Makna Lagu
“Warna Apakah Kita” bercerita tentang dua orang yang berbeda, seolah mewakili hitam dan putih. Dengan metafora warna yang sederhana, lagu ini menggambarkan bagaimana perbedaan itu bisa bertemu di satu titik: abu-abu.
Abu-abu bukan keraguan, bukan kehilangan arah melainkan ruang di mana dua dunia bertemu, saling memahami, dan pelan-pelan menyatu. Lagu ini adalah potret lembut tentang hubungan yang masih mencari bentuk, tetapi justru indah karena ketidakpastiannya.
Inspirasi Lirik
Lagu ini kutulis di hari yang sama dengan MY is my nine letters. Rasanya lucu, karena setelah selesai menulis lagu pertama, pikiranku belum benar-benar berhenti. Ada sensasi kecil seperti, “kayaknya ini bisa dilanjutkan… ini masih ada benangnya.”
Karena lirik sebelumnya bicara soal simbol huruf dan angka, aku bertanya-tanya simbol apa lagi yang bisa menggambarkan kisahku dan dia. Dari situ, warna muncul begitu saja sesederhana itu.
Aku suka warna putih, dia suka warna hitam. Entah kenapa kombinasi itu terasa pas dan jujur. Bukan soal kulit atau apa pun, hanya dua warna yang kami sukai, berdiri berseberangan tapi tetap saling melengkapi.
Jadi aku menuliskannya sambil mencoba jujur pada rasa: mungkin kami bukan hitam sepenuhnya, bukan putih sepenuhnya… tapi ada tempat di tengah-tengah yang terasa seperti “kami”. Dan di situlah lagu ini lahir.
Credits
Lirik: E.S
Produksi / Arrangement: Nooyneir
Album: Metafora Merajut Aksara


Komentar
Posting Komentar