[Track 6] Ujung Benang Merah

Album: Metafora Merajut Aksara
Rilis: 12 November 2025
Dengarkan di: Spotify

Lirik

Verse 1
Ada ujung benang merah pekat
Terikat diam di pergelangan kita
Tak terlihat, tak tersentuh
But I know it follows where we go

Tak ada yang tahu seberapa panjangnya
Kadang terasa dekat, kadang jauh tak terjangkau
Meski ujungnya di kita
Ku harap bertahan

Chorus
Benang merah, our hidden fate
An invisible line we can’t escape
Wherever we go, I feel the pull
No matter the distance, it’s always us

Verse 2
Aku ujung benang selatan
Kau ujung benang utara
Tapi benang itu tetap setia
Tak pernah lepas, tak pernah hilang

Maybe destiny is quiet, maybe it’s unseen
But this red thread writes what has always been
Meski tak terlihat, aku percaya
Ujungnya selalu membawaku padamu

Chorus (Reprise)
Benang merah, our hidden fate
An invisible line we can’t escape
Wherever we go, I feel the pull
No matter the distance, it’s always us

Outro
So let it guide, let it remain
This silent bond we can’t explain
Benang merah takdir kita
Forever tied to you and me

Makna Lagu

“Ujung Benang Merah” adalah lagu tentang takdir yang bekerja dalam diam tak terlihat, tak tersentuh, namun selalu terasa. Lewat konsep benang merah yang dipercaya dalam budaya Tiongkok, lagu ini menggambarkan hubungan dua orang yang saling terhubung oleh sesuatu yang lebih besar dari jarak atau keadaan.

Berbeda dengan kisah yang saling tumbuh berdampingan, benang merah berbicara tentang keterikatan batin: hubungan yang tetap ada meski dipisahkan situasi, waktu, atau ruang. Lagu ini ingin menyampaikan bahwa jika sesuatu memang ditakdirkan, seberapa jauh pun jalannya, ujungnya akan tetap saling menemukan.

Ini adalah penutup yang simbolis untuk album—tentang percaya, tentang tetap terhubung, dan tentang perjalanan panjang dua jiwa yang ditautkan oleh sesuatu yang tidak bisa dijelaskan namun selalu terasa.


Inspirasi Lirik

Lirik ini kutulis setelah lagu “Jika Kita Daun”, karena temanya masih berkaitan dengan takdir hanya sudut pandangnya berbeda. Jika daun menggambarkan dua hal yang tumbuh berdampingan dan saling menguatkan dari dekat, maka benang merah berbicara tentang sesuatu yang mengikat dari kejauhan.

Konsep benang merah bukan hal asing bagiku. Sejak dulu aku mempercayai perumpamaan itu secara spiritual bukan dalam arti ada benang fisik yang benar-benar mengikat, tapi sebagai simbol bahwa ada hubungan yang tetap tersambung bahkan ketika jarak memisahkan.

Dalam kelelahan mencari tema baru, aku kembali pada gagasan itu: hubungan yang tidak selalu dekat, tetapi selalu terhubung. Dari situlah aku menulis lirik ini menggabungkan keyakinan tentang takdir, jarak, dan keterikatan batin yang tidak terlihat namun selalu ada.


Credits

Lirik: E.S
Produksi / Arrangement: Nooyneir
Album: Metafora Merajut Aksara

Komentar

Postingan Populer